don't COPY

Selamat Datang di Website GRIYA HIDROPONIKKU, jangan di COPY PASTE yaaa.....

Wednesday, January 09, 2013

DEFENISI PUTUS ASA




PUTUS ASA





Pernah-kah Kau mengalami-nya..???

Putus Asa merupakan Penyebab Utama dan Terbesar,
dari Percobaan Bunuh Diri.
Berdasarkan survey,, menunjukkan bahwa keadaan seseorang yang labil, dan melakukan Bunuh Diri, sebagian besar karena rasa Putus Asa.




Di negara maju seperti Jepang dan Korsel, hal seperti ini sering terjadi., bahkan ada situs-nya segala.
Karena ada situs-nya di negara Korsel, jadi kita bisa janjian dengan teman untuk Bunuh Diri Bersama.
What???? bener-bener aneh.




Adapun ciri-ciri Putus Asa, diantaranya adalah :

1. Tatkala kita hanya merasa hidup SEORANG DIRI.
2. Disaat semua jalan seakan TERTUTUP bagi kita.
3. Tak ada TEMAN atau siapa-pun yang kita PERCAYA,
    untuk berkeluh-kesah.
4. Semua yang kita lakukan, tidak seperti yang kita harapkan.
5. Setelah kita berdo'a-pun tetap tak dikabul-kan.
6. Hidup terasa TIADA ARTI, dan terakhir...,
7. Perasaan HAMPA, dan ingin mati.




Itu adalah sebagian besar ciri-cirinya,,,,




Dan solusi yang tepat,, menurut saya...,,

1. Yakinkan diri kita, dengan berkata :
    "Tidak apa-apa, semuanya akan baik-baik saja."
2. Sayangi diri sendiri, dengan rileks yang terbaik adalah
    berenang.
3. Percaya-lah, bahwa Tuhan akan selalu menyayangi
    semua Hamba-nya.
4. Cari Sesuatu untuk bicara atau Mengeluh...,
    Misalnya : Hewan Peliharaan
5. Semangat.., dan lakukan aktivitas seperti biasa.




Ini hanya sekedar masukan bagi teman-teman,, yang membutuhkan KEKUATAN untuk mengalahkan.........
DIRI SENDIRI.





Terima kasih sudah membaca-nya,,
jangan lupa comment yoo???

salam,,

Yulia Karly,
















Monday, January 07, 2013

SERIAL DRAMA FAITH @ GREAT DOCTOR







Sutradara  :   Kim Jong Hak
Penulis      :   Song Ji Na

Pemeran   :    Choi Young ---------- Lee Min Ho
                     Yoo Eun Soo --------  Kim Hee Sun 
                     Jang Bin -------------- Lee Philip
                     Ki Cheol ------------- Yoo Oh Sung
                     Raja GongMin -------- Ryu Duk Hwan
                     Ratu Noguk ---------- Park Se Young

                                                                
Cerita berawal dari Pemerintahan Dinasty Goryeo th.1351 - 1374 

HwaTa
HwaTa adalah seorang tabib legendaris, tak ada penyakit yang tidak bisa dia sembuhkan.
Semua cedera luar, cedera dalam, keracunan sampai penyakit kronis dapat dia sembuhkan.
(pokoknya TOP deh) 

HwaTa hidup dalam masa pemerintahan Jojo, Jojo menderita sakit kepala kronis,
dan disembuhkan oleh HwaTa., karna Hwata berhasil menyembuhkan penyakit Jojo,
maka HwaTa ingin dimiliki/dikuasai oleh Jojo dengan iming-iming harta dan kekayaan,
tapi HwaTa tidak mau dan HwaTa pun melarikan diri.
Prinsip Hwata : aku tak ingin menjadi tabib hanya untuk Jojo!


Sesuatu terjadi saat HwaTa melarikan diri dari kejaran prajurit Jojo.
tiba tiba matahari di langit membawa angin ke tanah (membentuk suatu pusaran) dan pintu lorong terbuka, lalu HwaTa masuk ke lorong itu sambil tertawa.... 

Lorong Waktu
Episode pertama....


Diperbatasan Korea, terlihat ChoiYoung (Lee Min Ho), Jo Il Shin bersama rombongan Raja GongMin, dan Ratu Noguk melintasi jalan., saat itu hujan sangat lebat disertai angin kencang dan petir.

















Jo Il Shin yang saat itu melihat sesuatu dilangit yang memerah dan berucap : Hwa-Ta

Pada saat melewati jalan yang berlubang kereta Ratu Noguk terperosok,
dengan susah payah, para Wudalchi berusaha menariknya (tapi jendral kita cuex aja yaa) 

Wudalchi Daejang ChoiYoung

Sementara di tempat lain seorang laki-laki (bernama DaeMan),
yang punya keahlian berlari cepat bergegas datang dan berteriak : Daejaaanng...........

Setelah memberi hormat pada DaeJang-nya, DaeMan melaporkan kalau tidak ada kapal hari ini
"kata mereka akan ada 2 kapal yang datang besok siang".
Mendengar hal itu sang jendral mendekati kereta Raja GongMin dan berkata :
Choi Young    : Hamba rasa kita harus tinggal bermalam,, 
GongMin        : Baiklah.    
kemudian rombongan mereka langsung menuju ke penginapan.

Didalam penginapan semua tamu yang datang diusir,
Pemilik penginapan diberi sekantung uang oleh seorang woodalchi,
Terlihat jelas para tamu marah dan jengkel karna diusir pergi, (payah neeh)


Didalam penginapan ChoiYoung minum air dan bersiap untuk tidur,
tapi wakil-nya mendekati dan bertanya,: "menurutmu apa mereka mencuri kapalnya??"
ChoiYoung menjawab :"mungkin saja."
lalu wakilnya tanya lagi :  "kau sudah tau, tapi kenapa kita tetap bermalam disini??"

Haus ya maasss???

Choi Young : Lalu, apa kau ingin kita membiarkan mereka menyerang di tempat terbuka?
Wakilnya     : Bagaimana cara kita melindungi mereka???
Choi Young : Tangani......semuanya..... dengan baik....,
kemudian sang jendral langsung tiduurrr.....

Psycho

Para woodalchi berjaga, wakil jendral (namanya BaeChungSuk) langsung memerintahkan,
kepada bawahannya untuk menutup, semua pintu penginapan.
dan para woodalchi bersiaga menyambut musuh.

Didalam kamar Raja GongMin sedang melukis, Jo Il Shin berdiri dibelakangnya,
kemudian pintu terbuka dan Choi Young masuk...
Choi Young :"Paduka Ratu akan tinggal disini bersama YangMulia
                     sulit bagi kami untuk melindungi Anda dan beliau secara terpisah.
                     Hamba tau Anda berdua tidak akur, namun harap mengerti"

Kemudian ChoiYoung berbalik dan bertanya pada Jo Il Shin,:
ChoiYoung :"Apa kau bisa menggunakan pisau?,Kau bertugas menjaga pintu itu!!"
tentu saja Jo Il Shin sewot banget diperintah begitu,
Jo Il Shin teriak marah, tapi lagi lagi dia di cuek-in. (aduh kasian)

Ratu Noguk masuk......

Prinses Noguk

Raja dan Ratu saling pandang,...
Tapi kemudian, Raja GongMin mencoret lukisan kuda-nya. (aneh, kenapa sich??)

Koq di coret Om, salting yach....

Sementara itu diluar, tabib JangBin jalan keluar ruangan, tapi BaeChungSuk menegur-nya :
 "Kau mau kemana?  Kau harus tetap disini, agar bisa dilindungi"
tapi tabib JangBin dengan santai menjawab :
"Aku bisa melindungi diri-ku sendiri." (maksud-nya jangan khawatir deeeh)
setelah berkata begitu sang tabib langsung ngeloyor pergi.

Malamnya penyusup datang dan menyerang penginapan......,
tapi para Woodalchi sudah bersiaga,
Dari atas, mereka melemparkan serbuk kebawah, dan menempel di baju para musuh..,
jadi baju musuh yang berwarna hitam terlihat hijau., dan pertarungan terjadi...
( aku sangat suka ini pemandangannya jadi warna-warni,, kerreen deh)

Bagus kan???
DaeMan
Wow, kerreeenn


ChoiYoung bersiaga di depan kamar Raja, tapi karna musuh terlalu banyak akhirnya, 
ChoiYoung bergegas masuk ke dalam kamar, dan mengatakan kalau jumlah musuh banyak sekali.

ChoiYoung      : Meskipun YangMulia takut, jangan melarikan diri.,tetap dibelakang hamba.
                         Bisakah YangMulia melakukannya???
Raja GongMin melihat kearah Ratu Noguk, mereka pun saling pandang, lalu Raja berkata,:
Raja GongMin : Baiklah.
ChoiYoung      : Jika begitu, hamba bisa melindungi YangMulia.


Selesai berkata begitu, ChoiYoung langsung menarik pedangnya, dan bersiap membantai musuh.


Akan tetapi jumlah musuh terlalu banyak, para Woodalchi terlihat kewalahan,
Musuh berdatangan dari atas, dari bawah juga dari samping,,
dan ada pula yang berhasil masuk ke kamar Raja lewat jendela.,
hampir saja Raja GongMin terkena sabetan pedang musuh,
untunglah ChoiYoung langsung melempar pisau dan membunuhnya.

Hampir saja...

Tapi pada saat berikutnya,....
Sang Ratu yang terkena sabetan pedang musuh. (alamak, malang nian nasib-mu).


Ratu Noguk

Secepat kilat ChoiYoung langsung menahan tubuh Ratu Noguk.
Ratu Noguk pun pingsan ditangan choiYoung.


Semua orang yang melihat kejadian itu panik.,
Tabib JangBin segera mengobati Ratu Noguk,
Dia minta bantuan energi ChoiYoung karna, ChoiYoung memiliki ilmu NweGong (kekuatan petir).
Mereka bersama sama mengobati Ratu Noguk.

Ilmu NweGong

Didalam kamar Raja, Jo il Shin berteriak ketakutan karna Ratu Noguk terluka.
Seperti yang diketahui, Ratu Noguk adalah putri dari Kerajaan Yuan,
dan negeri Goryeo saat itu dibawah kekuasaan Yuan.

Jo Il Shin segera mendekati Raja, disitu juga ada JangBin dan ChoiYoung yang sedang duduk bersandar di dinding. (kayaknya kecapekan atau pusing ya?)

My Daejang

Jo Il Shin : "YangMulia, anda tau Paduka Ratu itu siapa, kita tak bisa membiarkan beliau meninggal seperti ini."

Raja GongMin menoleh ke arah JangBin dan bertanya :
Raja GongMin : Apa tidak mungkin untuk menyembuhkan Dia?
JangBin           : Pembuluh darah di lehernya terputus, hamba hanya dapat menghentikan pendarahannya,
                         dengan cara mengurangi kecepatan sirkulasi darah, dan itu hanya bersifat sementara.
Jo Il Shin         : Jika terputus, maka sambungkan kembali!
(What? emangnya tali gampang disambung?) 

Lalu JangBin mengatakan, kalau dia tidak bisa mengatasinya.
Darahnya mungkin tidak akan bisa berhenti, jika dia salah sentuh.
Mendengar penjelasan JangBin, Jo Il Shin bertambah gugup dan panik.

Jo Il Shin : Tidak bisa, kau harus menyembuhkannya!
JangBin   : Hal itu mustahil, kecuali kau adalah tabib Dewa.
Jo Il Shin : Tabib Dewa????
Sejenak kemudian Jo Il Shin membayangkan apa yang dia lihat di langit siang tadi..

Dengan menghela nafas Raja GongMin berkata,"Jika Dia meninggal, maka negeri kita juga akan mati."
lalu Raja menoleh ke arah ChoiYoung, dan berkata: "Bukankah kau berpikir begitu, Jendral??"


Sambil bersandar dan merem lagi. ChoiYoung menjawab :
ChoiYoung : Hamba hanyalah seorang prajurit, jadi hamba tidak tau soal politik.
(hhmm, tapi jaman sekarang beda ya, justru para jendral banyak yang ahli politik)

Auk Ahh, gelaph

Lalu dengan nada pelan, Raja GongMin berkata,:
"Setelah aku jadi Raja, bangsa jadi hancur. Aku sungguh Raja yang hebat.",

Jo Il Shin yang dari tadi tampak diam berpikir, tiba tiba berkata dengan semangat,
Jo Il Shin : "Ada, ada jalannya."

Jo Il Shin,: 'Percaya-lah, chonha?? nae.??"

Serentak Raja dan JangBin melihat kearah Jo Il Shin,
bahkan ChoiYoung pun yang lagi merem juga langsung menoleh,


ChoiYoung : "Opo tho'  ngawur ae"

Jo Il shin      : Ada seorang tabib Dewa! dekat dari sini, aku tau dimana tempatnya!
ChoiYoung  : Dimana?? akan kusuruh pasukanku membawa dia kesini.
Jo Il Shin     : Hal itu...., dia... ada di langit. (What's?????)

mendengar hal itu, Raja menarik nafas lagi, sambil melihat ke arah lain,.(sepertinya kecewa)
ChoiYoung pun, hanya bisa melihat ke arah Jo Il Shin, dengan pandangan kesal.
kemudian Jo Il Shin berkata lagi : "Aku tau dimana pintu langit berada,, ada disana!"
Raja GongMin dan ChoiYoung, serentak melihat ke arah Jo Il Shin.

Sementara itu di dalam kamar, tabib JangBin masih terus memeriksa, keadaan Ratu Noguk,

JangBin dan Pengkhianat

Raja GongMin, Jo Il Shin dan ChoiYoung masuk......

Sambil berjalan, Jo Il Shin terus saja memohon kepada raja, agar mereka berdoa kepada Dewa,
karna tak ada jalan lain, akhirnya Raja setuju,
"Pergilah persiapkan!" katanya.
Jo Il Shin keluar kamar, dan segera mempersiapkan upacara. (seperti sesajen ya?)

GongMin,:" Ya sudahlah..."

Didalam kamar, ChoiYoung yang berdiri di belakang Raja, bertanya pada tabib JangBin :
ChoiYoung  : Apa baik-baik saja, jika kita memindahkan Paduka Ratu?
JangBin       : Tidak.
kemudian ChoiYoung berbalik menghadap Raja dan berkata,
ChoiYoung : Hamba akan membagi 2 pasukan, tapi akan lebih banyak disini., karna hamba merasa Paduka Ratu lah yang mereka inginkan.,

Setelah memberi hormat ChoiYoung pergi keluar kamar.,
tapi Raja berbalik dan memanggilnya.,

ChoiYoung,:"Iinggiih..."


Raja GongMin : "Woodalchi...,Perjalanan dari Yuan ke Goryeo sangat jauh, kan??"
ChoiYoung      : "Benar YangMulia".
Raja GongMin : "Lalu, apa yang kau pikirkan, selagi kau datang menjemputku?"
ChoiYoung      : "Hamba biasanya tidak berpikir".
Raja GongMin : "Yang ku tanyakan adalah, Apa pendapatmu tentang aku sebagai Raja?"
ChoiYoung      : "Hamba pikir, kami sangat beruntung memiliki seorang raja yang bijak untuk negeri kami".
                         "Apa YangMulia ingin saya menambahkan???"
Raja GongMin ; "Kau, tak menyukai-ku kan??"

Smileee...
ChoiYoung      : "Saya???"  (ya, mana mungkinlah)
                        "Jika Hamba membenarkan hal tersebut, Hamba harus bunuh diri".

Tapi Raja GongMin tetap bertanya, mengapa ChoiYoung tidak menyukai-nya,
akhirnya ChoiYoung, menjawab dengan jujur.
ChoiYoung mengatakan, kalau mantan Raja sebelumnya, berusia 14tahun,
beliau sangat muda, untuk menjadi seorang Raja, karenanya beliau diturunkan.
dan Raja sekarang berusia 21tahun, itu juga masih terlalu muda,
terlebih lagi, Raja sekarang sejak kecil tinggal di Yuan, bukan di Goryeo,
kemungkinan Raja berpikir, sebagaimana cara orang Yuan berpikir.,
jadi rakyat Goryeo, sangat tidak beruntung, memiliki  Anda sebagai Raja. Itulah pemikiran saya.
 (Wow, jujur banget dan ceplos gitu, kalo dijaman sekarang pasti udah...?)

Mendengar penjelasan dari ChoiYoung, Raja GongMin hanya bisa menghela nafas, dan berkata,:
Raja GongMin : Terima kasih, sudah mengatakan pemikiran-mu.
(masih terima kasih bo, tapi sinis yaa?)

Smile,, 
ChoiYoung      : "YangMulia, meski begitu, hamba tidak sepenuhnya membenci Anda".
mendengar jawaban ChoiYoung Raja GongMin hanya tersenyum sinis.

Sementara di depan pintu langit, Jo Il Shin, di bantu para Wudalchi, sedang mempersiapkan upacara.
(kayak sesajen gitu lho?)
Jo Il Shin 

Raja GongMin, ChoiYoung, dan para Wudalchi datang,
Jo Il Shin segera menyambutnya.
Sambil menunjuk tempat sesajennya,
Jo Il Shin berkata,: "YangMulia, terowongan itu merupakan pintu menuju langit, yang di lalui HwaTa 1000th  yang lalu."
Setelah Jo Il Shin berkata begitu, pintu tempat sesajen tadi, membentuk terowongan yang semakin membesar, semua orang yang ada disana mundur,,



ChoiYoung,:"Minggiiiir..."

Kemudian Jo Il Shin berteriak: "Pintu-nya terbuka... YangMulia, jika kita masuk kesana, akan bertemu HwaTa,,, perintahkan salah satu dari kami, untuk masuk kesana!"



Lalu Raja GongMin melihat ke arah ChoiYoung, dan sepertinya ChoiYoung mengerti.
ChoiYoung : "Berikan hamba perintah, yangMulia."
GongMin    : "Saya tidak sepenuhnya percaya, tapi setidaknya kita mencoba kan?"
ChoiYoung : "Hamba akan pergi."

Setelah memberi hormat kepada Raja, ChoiYoung langsung berjalan menuju terowongan,
walaupun para Wudalchi berteriak memanggilnya, tapi ChoiYoung tetap berjalan menuju pintu langit.
ChoiYoung berkata pada BaeChungSuk, "Ini perintah Raja!"


Silau, man..... 

Memasuki Lorong Waktu, sampailah Wudalchi Daejang ChoiYoung ke Seoul tahun 2012.....








Didepan Patung Buddha daerah Gangnam, ChoiYoung bingung sekaligus takjub, dengan keadaan sekitar-nya. Kemudian dia melangkah ke kuil.


Sepanjang jalan, ChoiYoung melihat gedung-gedung yang tinggi, dan lampu-lampu yang terang benderang. (maklumlah di Goryeo kan belum ada listrik.)
Dengan rasa takut dan gugup, ChoiYoung duduk sambil menenangkan diri.

ChoiYoung,: "Ahh, deg deg an neh gue."

Seorang Biksu abad 21 lewat, choiYoung memanggilnya....
tapi si Biksu tidak mendengar panggilan ChoiYoung, karna di telinga-nya terpasang headset.
(maklum-lah kan Biksu abad 21,coy??)

Akhirnya, ChoiYoung menepuk pundak Biksu, dan Biksu-nya pun menoleh,,,,,


Biksu abad 21

Sang Biksu heran dengan pakaian ChoiYoung,.... kemudian ChoiYoung memperkenalkan diri,,,
ChoiYoung :  "Aku ChoiYoung, yang datang dari negeri lain, Aku tau tak seharusnya ada disini, tapi bantulah aku."
Biksu yang masih heran dengan ChoiYoung pun bertanya,:
Biksu          : "Bagaimana aku bisa membantu-mu??"
ChoiYoung : " Aku sedang mencari Tabib Dewa, katanya HwaTa berada disini."
Biksu          : "Tabib Dewa ?? HwaTa ??,"
setelah berpikir sejenak, Biksu-pun mengangguk mengerti.,


Biksu         : "Ooo, Dokter,,, kau sakit apa?" ChoiYoung pun menunjuk leher-nya.
Biksu         : "Aaah, Kau butuh Dokter Bedah?"
Kemudian Biksu menunjuk, ke Gedung Coex di seberang jalan.


ChoiYoung: "Bagaimana caranya aku kesana??"
Biksu         : " Kau hanya bisa pergi saja."
ChoiYoung pun mengulangi kata kata Biksu, dan mengira itu adalah pelajaran berharga untuknya.
lalu ChoiYoung memberi hormat, kepada Biksu dan berkata,:"Terima kasih atas pelajarannya."


ChoiYoung,:"Ane pamit dulu, yee??"

ChoiYoung segera pergi, meninggalkan Biksu Abad 21, yang masih heran melihatnya.

Di pinggir jalan, ChoiYoung mempersiapkan diri, sambil memejamkan matanya,
ChoiYoung mengucapkan, kata-kata Biksu tadi., : "Hanya Pergi Saja!." ( dengan kata lain,' let's go...')
Dan mulailah ChoiYoung berjalan, tanpa tengok kanan kiri, padahal di jalanan besar.,
sehingga membuat jalanan jadi macet.
Orang-orang di sekeliling, melihat ChoiYoung yang aneh, dan memotretnya.


Akhirnya, tiba juga di gedung Coex,
ChoiYoung segera masuk.....
Didalam gedung, lagi-lagi ChoiYoung takjub, dengan pemandangan di sekelilingnya,


ChoiYoung menuju kearah pintu, dan membukanya,,,,
Didalam ruangan, seorang Dokter Bedah bernama YooEunSoo, tengah memberikan presentasi, kepada para peserta seminar.


EunSoo menjelaskan, tentang cara pembedahan dari operasi, dan tiba-tiba..... ChoiYoung masuk......

Dokter YooEunSoo masih menjelaskan, tapi sebagian peserta seminar, memandang aneh kearah ChoiYoung.
Dan itu membuat EunSo sedikit kesal,


Petugas keamanan datang, dan membawa ChoiYoung keluar dari ruangan seminar,...


Dokter EunSoo pun, melanjutkan kembali seminarnya, sampai selesai.

Didalam toilet, EunSoo mengeluh pada temannya lewat telp,
EunSoo mengatakan, kalo ada pria aneh yang mengacaukan presentasinya.,
sambil menelpon EunSoo minum pil untuk menenangkan diri.

Yoo Eun Soo



Sementara itu, ChoiYoung dibawa security ke ruang kontrol, dan di interogasi,:
Security  : "Hey ajusshi., Perusahaan apa yang sedang kau iklankan??
ChoiYoung diam saja, dengan heran dia melihat ke arah monitor, karna ada EunSoo disana.


Pak Security tetap bertanya ini itu, tapi ChoiYoung  tetap diam saja,
ChoiYoung malah berdiri, mendekat ke monitor yang ada EunSoo nya, lalu bertanya,:
ChoiYoung  : "Bagaimana aku bisa masuk kesana???"
Security       : "??????" (bengong)
ChoiYoung  : "Aku harus masuk??  Apa kau bisa buka ini? Aku harus pergi dan bicara dengan Dokter yang ada disana itu"...,
sambil berkata, ChoiYoung menunjuk EunSoo, di layar monitor.



Security  : "Dokter??"
Dengan tertawa mengejek, Security mengatakan, :" Apa kau bercanda dengan ku?? Aku bukan orang yang punya banyak waktu luang??"
Kemudian, dia melihat pedang ChoiYoung, dan akan mengambilnya.
tentu saja tangannya langsung, di pelintir oleh ChoiYoung.,
Dia mengeluh kesakitan, dan segera menyuruh temannya, untuk menelpon polisi.
Mereka semua berlari keluar.....

Diluar, seorang sales alat kesehatan sedang menawarkan, dagangannya pada EunSoo,:
Sales  : " dr Yoo, cobalah ini., ini terbuat dari paduan cahaya ultra."

ChoiYoung melihat EunSoo dari kejauhan...,


saat menawarkan produknya,  Sales melihat ChoiYoung dan berkomentar,:
Sales    : "Wah, ada ada saja cara perusahaan mengiklankan Produknya, yaa???"
EunSoo: "Jadi dia bekerja dengan kostum itu?"

Ternyata, Sales mengira ChoiYoung sedang, menjual Produkseperti dia.,
dan EunSoo pun  mengatakan pada Sales, kalau ChoiYoung aneh sekali.
ChoiYoung berjalan mendekati EunSoo......



ChoiYoung  : "Ada keadaan darurat."
EunSoo       : "Lalu??"
ChoiYoung  : "Menurut dokter-ku, pembuluh darahnya terputus, Apa kau bisa menyelamatkannya?"
EunSoo       : "Mengapa kau tanya pada-ku??"



Dengan menahan jengkel, (kayaknya ChoiYoung gampang marah yaa?)
ChoiYoung mengulangi pertanyaannya lagi., : "Apa kau bisa menyelamatkan pasien itu??"
EunSoo tidak mau menanggapi-nya, dan malah asyik bicara dengan Sales.

Selesai  bicara dengan Sales, EunSoo pamit pergi..,, tapi saat dia berbalik, ChoiYoung menghadangnya.
Security dan Polisi datang,,,,
Melihat ancaman  yang datang, ChoiYoung segera mencabut pedang-nya.
Polisi menodongkan senjatanya ke arah ChoiYoung, sambil berteriak,;
Polisi :"Hey.., Turunkan itu1"


ChoiYoung berbalik menghadap EunSoo, dan bertanya lagi,:
ChoiYoung : "Apa kau bisa menyelamatkan pasien itu??"
EunSoo      : "Aku harus melihat dimana, dan seberapa besar pasien itu terluka."
ChoiYoung : "Harus melihat seberapa besar dia terluka???"
ChoiYoung mengulangi perkataan EunSoo, sambil berpikir dan membayangkan luka Ratu Noguk.

Kemudian ChoiYoung mengalahkan Polisi dan mengarahkan pedang-nya ke leher Security,,
lalu..... Ssreeet...??


Security pun pingsan kena goresan pedang ChoiYoung, ..
Semua orang langsung panik dan berlari ketakutan, EunSoo dan Sales tadi bersembunyi dibawah meja.
ChoiYoung meletakan security yang pingsan diatas meja, lalu dengan santainya, berkata pada EunSoo :
ChoiYoung, : "Beliau terluka saperti ini dengan pedang."
EunSoo       : ?????
Ternyata ChoiYoung mempraktekan luka Ratu Noguk, pada Security tadi

ChoiYoung : "Apa kau bisa menyembuhkannya?""
EunSoo panik, dia meminta Sales segera menelpon ambulan., kemudian ChoiYoung berkata lagi,:
ChoiYoung : Jika kau tak bisa menyelamatkannya,, kita akan mencobanya sekali lagi dengan orang ini!"
sambil berkata ChoiYoung menunjukkan pedang, ke arah Sales di samping EunSoo.



Sales yang dari tadi ketakutan, segera memohon dan menyembah pada ChoiYoung.


Sales  : "Tolong selamatkan aku.!" "Jangan bunuh aku??"
Sambil memohon Sales melihat kearah EunSoo dan menyenggolnya, agar EunSoo menuruti keinginan ChoiYoung.
EunSoo      : "Kau ingin aku menyelamatkan orang ini?" "Disini?" "Sekarang?"  ChoiYoung mengangguk.
ChoiYoung : "Kita tak punya waktu., Silakan dimulai."
Lalu EunSoo mendekati Security untuk melihat dan memeriksa lukanya.

Diluar, iring-iringan mobil Polisi datang...


EunSoo segera mengambil semua perlengkapan operasi yang ada di tempat itu.


EunSoo bersiap melakukan operasi,..
sementara diluar Polisi mulai berdatangan dan bersiaga di depan pintu masuk.

EunSoo bersiap memulai operasi,, ChoiYoung dengan heran mangamatinya,..


EunSoo meminta Sales membantunya,,
ChoiYoung pun segera menyuruh Sales membantu EunSoo., dan mengancam,:
ChoiYoung : "Jika dia meninggal, kau selanjutnya!"
Mendengar perkataan ChoiYoung, dengan gemetar Sales membantu EunSoo. 



EunSoo memulai operasi., tapi diluar para Polisi sudah mengepung tempat itu.
EunSoo melakukan operasi dalam pengawasan ChoiYoung., Polisi masih sibuk berjaga.
Akhirnya operasi selesai,, ChoiYoung segera memeriksanya,:
ChoiYoung  : "Orang ini hidup."
EunSoo       : "Kita masih belum tau, Kita harus menunggu dan melihat keadaannya." kemudian
Sales           : "Dia masih hidup!" "Lihat, Operasinya berhasil."
Sambil berkata Sales melihat ke arah choiYoung.,
lalu ChoiYoung segera mengemasi barang-barang EunSoo. 

ChoiYoung  ; "Kau harus ikut denganku!"
EunSoo        : "Aku??" "Kenapa??"
ChoiYoung  : "Kau harus menyelamatkan seseorang!"
EunSoo tidak mau, tapi ChoiYoung memaksa dan menyuruh EunSoo mengikutinya.


EunSoo berusaha lari, ChoiYoung segera berbalik menyusul EunSoo dan menangkapnya.
ChoiYoung menyeret EunSoo keluar dari gedung,




didepan pintu para Polisi menghadang mereka, EunSoo pun menyuruh ChoiYoung untuk menyerah.





ChoiYoung mengamati sekitarnya, dan karena tak ada jalan lain,
akhirnya ChoiYoung mengerahkan ilmu Nwe-Gong nya.



Saat kilatan dan petir keluar dari tangan ChoiYoung, semua hancur.......  
Kaca pecah, para Polisi terjungkal sampai keluar.




Setelah itu ChoiYoung duduk berlutut di depan EunSoo, 
ChoiYoung : "Permisi,, maafkan kelancangan-ku yang berikut ini."
Selesai berkata, ChoiYoung langsung mengangkat EunSoo di pundaknya. (kayak karung beras aja)
EunSoo meronta-ronta sambil berteriak,,

ChoiYoung membawa EunSoo, ke depan pintu gerbang langit, dan menurunkannya.


EunSoo       : "Tolong jangan bunuh aku?"
ChoiYoung  : "Kau bisa masuk ke pintu itu."
EunSoo       : "Tolong lepaskan aku?"
ChoiYoung  : "Aku tak akan membunuh-mu, setelah kau menyelamat-kan beliau, aku akan mengembalikan-mu kesini!"

EunSoo menangis minta dilepaskan, akhinya ChoiYoung berlutut dan berjanji,:
ChoiYoung, : "Aku adalah ChoiYoung, Prajurit Goryeo., dengan mempertaruhkan nyawa-ku,Aku akan mengirim-mu kembali kesini., setelah kau menyelamatkan beliau. Aku berjanji pada-mu!"




Kilas balik EunSoo 10 hari yang lalu.......


Hari itu EunSoo datang ke peramal, Dia ingin menanyakan,
Kapan dan Dimana dia dapat menemukan Jodohnya. 
Sang Peramal menjelaskan, kalau EunSoo akan bertemu dengan Pria yang di kirim dari Surga.
Dia adalah Pria dimasa lalu EunSoo.


EunSoo pun mengingat pria-pria yang pernah dia kencani.
Tapi tidak ada yang sesuai dengan yang dia inginkan.




Peramal pun mengatakan, kalau EunSoo akan bertemu Pria-nya, jika dia melewati Pintu itu.
Sang Peramal membacakan ramalan EunSoo dalam bahasa Sino Korea.
Tapi karena tidak percaya, EunSoo akhirnya pergi dari tempat itu.


Kilas Balik ChoiYoung 7 tahun lalu....

Dalam animasi ada seorang Pria yang sangat kuat,
Dia dapat membunuh 3 orang sekaligus, dapat melompati pohon yang besar, dan punya kekuatan khusus ditangannya yaitu NweGong atau Kekuatan Petir. 
  
Didalam kamar para Wudalchi, sedang membicarakan ChoiYoung, yang akan menjadi Pemimpin baru Wudalchi. 
ChoiYoung di panggil Raja untuk tinggal di istana.  





ChoiYoung masuk, para Wudalchi bertanya padanya, tapi ChoiYoung tidak menjawab.
Dan malah balik bertanya, dimana tempat dia harus tidur.
Tanpa menghiraukan para Wudalchi, ChoiYoung langsung mengambil tempat dan tidur.


ChoiYoung sudah tidur selama 3 hari 3 malam, tanpa makan, minum atau buang air.
Para Wudalchi heran mengamati ChoiYoung dan memeriksanya, tapi ChoiYoung masih bergerak.

ChoiYoung masih tidur, dan tidak ada seorang pun yang berani membangunkannya.,
Karna bila ada yang berani mengganggu tidur-nya, maka akan mati, begitulah rumor yamg beredar.


Dan Sang Jendral Wudalchi tetap tidur dengan mimpinya........

mirip selingkuhan gue, yaa....

Selingkuhan gue, hahaha..............